POLIDEWA – Kegiatan akademik Dewantara Youth Diplomacy (DYD) Generation 4th 2026 resmi dibuka oleh Direktur Politeknik Dewantara, Dr. Suaedi, M.Si. Kegiatan ini diikuti oleh 1.053 mahasiswa Angkatan 2025 yang dibagi ke dalam dua gelombang dan dilaksanakan di Museum Ne’gandeng, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, mulai 28 Januari hingga 4 Februari 2026.
Pembukaan kegiatan menandai dimulainya rangkaian pembelajaran kontekstual di luar kelas yang dirancang untuk memperkuat soft skills mahasiswa, khususnya pada aspek kepemimpinan, kerja sama tim, serta kemampuan komunikasi dan public speaking.
Dalam sambutannya, Dr. Suaedi menegaskan bahwa DYD Generation merupakan kegiatan wajib bersifat akademik yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional. Menurutnya, mahasiswa perlu dibekali kemampuan berpikir kritis, etika komunikasi, dan kepekaan sosial sejak dini.
Pada kesempatan tersebut, Direktur Politeknik Dewantara juga secara langsung membawakan materi literasi. Materi ini menekankan pentingnya literasi akademik, literasi digital, dan literasi sosial sebagai fondasi mahasiswa dalam menyaring informasi, menyampaikan gagasan secara sistematis, serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan pembukaan berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme peserta. Mahasiswa mengikuti sesi materi dengan aktif melalui diskusi dan refleksi, sebagai bagian dari proses pembelajaran yang dirancang interaktif dan aplikatif.
Ketua Panitia DYD Generation 4th 2026, St. Khaeratul Mukarramah, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa pembagian peserta ke dalam dua gelombang bertujuan menjaga efektivitas pelaksanaan dan kualitas pembelajaran. Ia berharap seluruh peserta Gelombang I dapat mengikuti kegiatan secara disiplin dan maksimal sebelum nantinya dilanjutkan dengan rangkaian kegiatan Gelombang II.
Melalui DYD Generation 4th 2026, Politeknik Dewantara menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, kemampuan komunikasi yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan global.




