POLIDEWA – Sebanyak 261 mahasiswa Semester III Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi Politeknik Dewantara (Polidewa) melaksanakan kunjungan industri ke PT Semen Tonasa dan kawasan Leang-Leang pada Rabu, 14 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi pembelajaran mata kuliah Mineralogi dan Kristalografi serta Sumber Daya Energi.

Kunjungan industri ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan pengalaman secara langsung kepada mahasiswa terkait penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan, khususnya yang berkaitan dengan industri pertambangan, pengolahan mineral, serta pemanfaatan sumber daya energi. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memiliki gambaran nyata mengenai dunia kerja industri dan lebih siap menghadapi tantangan profesional di bidangnya.

Rombongan mahasiswa dan dosen disambut secara resmi oleh manajemen PT Semen Tonasa, yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Didi Amin selaku Pjs. Kepala Unit Komunikasi dan Sekretariat PT Semen Tonasa, bertempat di aula perusahaan. Pada kesempatan tersebut, pihak manajemen memberikan pemaparan mengenai proses produksi semen, pengelolaan bahan baku mineral, penerapan teknologi industri, serta komitmen perusahaan terhadap keselamatan kerja dan pelestarian lingkungan.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi, Erin Savitri Gawing, S.Si., M.T., yang didampingi oleh sejumlah dosen pengampu mata kuliah, yaitu Nur Hikmah Aljuhaeni, S.Si., M.Sc., Muh. Syafri Zainuddin, S.T., M.T., dan Misdayanti, S.Si., M.Si.

Selain ke PT Semen Tonasa, rombongan juga mengunjungi kawasan Leang-Leang sebagai lokasi pembelajaran lapangan untuk memahami karakteristik mineral, batuan, serta potensi sumber daya alam dan energi yang berkaitan dengan kajian mineralogi dan geologi. Observasi langsung di lapangan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengaitkan teori dengan kondisi nyata di alam.

Ketua Program Studi menyampaikan bahwa kegiatan kunjungan industri ini merupakan agenda rutin akademik yang sangat penting dalam mendukung capaian pembelajaran lulusan. Melalui interaksi langsung dengan dunia industri dan observasi lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami aspek teknis, tetapi juga mendapatkan wawasan tentang budaya kerja, etika profesional, serta kebutuhan kompetensi di sektor industri metalurgi dan sumber daya energi.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Metalurgi mampu meningkatkan pemahaman akademik, keterampilan analisis, serta kesiapan untuk berkontribusi secara profesional di dunia industri setelah menyelesaikan studi.

slot toto

https://smkn1-wnb.sch.id/jurusan/kuliner/

https://www.gepettosburney.com/menu.html

slot depo 10k